Dengan
limpahan materi yang didapatkannya sekarang, tak akan ada yang menyangka bahwa
Mas Deva sebelumnya hidup dalam situasi ekonomi yang pas-pasan. Berbagai
pekerjaan telah dijalaninya untuk menyambung hidup, mulai dari satpam, petugas
meteran listrik bahkan cleaning service.
Tumbuh
besar di Cilacap sejak 32 tahun yang lalu, Bapak Ayatullah Muhammad Deva atau
yang akrab disapa Mas Deva ini memilih untuk langsung terjun ke dunia kerja
pasca lulus dari SMA. Pekerjaan yang tak menjanjikan secara finansial membuatnya
pontang-panting berganti-ganti pekerjaan. Keterpurukan bapak dua anak ini kian
bertambah dengan lilitan hutang yang tak kunjung lepas. Puncaknya, ia bahkan
diancam bakal diseret ke pengadilan lantaran tak sanggup melunasi hutang. Hal
ini membuat Mas Deva berpikir keras berusaha mencari peluang.
Di saat
itulah, sosok adik seolah menjadi juru selamat yang membawanya keluar dari
jurang keterpurukan. Adalah Bapak Mufti Muhammad, adik laki-lakinya yang
mengajak Mas Deva untuk bergabung bersama NASA, padahal pria yang gemar
berkutat dengan facebook ini sempat menolak tawaran bergabung karena banyaknya
stigma buruk masyarakat terhadap bisnis jaringan.
Ternyata
keputusannya untuk bergabung di NASA berhasil menjadi pedal pengayuh roda
nasibnya. Momen bersejarah dalam hidup seorang Ayatullah Deva ini terjadi pada
pertengahan Juni 2013. Dari situ sedikit demi sedikit ia merangkak naik dan
memperbaiki kondisi finansialnya. Kini, pria dengan motto hidup “tinggalkan
keraguan, munuju kepastian” ini benar-benar telah membuktikan keteguhan
prinsipnya, posisi Executive Diamond Director pun berhasil diraihnya. Berbagai
pencapaian materi telah diwujudkannya. Diantaranya seperti mengumrohkan
orang tua, membeli beberapa petak sawah, membuat kolam, membeli tiga motor, dan
juga membeli dua unit mobil. Khusus untuk mobil, Mas Deva ternyata punya cerita
yang sungguh inspiratif, ini mengingat dulunya tak pernah sekalipun terpikirkan
dalam benaknya untuk membeli mobil. “Sebetulnya tidak pernah ada mimpi beli
untuk mobil, setelah masuk NASA, seorang upline menyuruh saya untuk membuat
impian. Disuruhnya saya ke show room, ditantangnya saya untuk membeli mobil
dalam waktu 3 bulan,“ kisahnya dengan semangat. Dan hasilnya setelah tiga
bulan, tanpa pernah ia sangka mimpi itu benar-benar terwujud.
Ditanya
soal rahasia suksesnya, pria ini pun membeberkannya dengan senang hati.
Rahasianya adalah dengan menerapkan prinsip AxBxCxDxExF. Ini adalah prinsip
yang ia terapkan dalam menjalankan bisnis di NASA. A adalah alat, B adalah
berusaha, berbagi dan bersyukur, C adalah cita-cita, D adalah doa, E adalah
energi positif, dan terakhir F yakni fokus. Keenam prinsip inilah yang harus
diramu dengan baik untuk mencapai kesuksesan yang dicita-citakan.
Ya,
Ayatullah Muhammad Deva telah berhasil membuang segala keraguan untuk mencapai
kepastian, kepastian akan kesuksesan ketika bergabung bersama NASA, perusahaan
yang telah menepis stigma ketidakadilan bisnis jaringan. “Kalau banyak yang
bilang network marketing itu negatif, di NASA justru saya lihat sistemnya
sangat adil, kalau banyak yang bilang keuntungan cuma untuk yang di atas,
alhamdulilah nyatanya saya bisa menyalip upline saya,” ujarnya penuh semangat.
